Kisah Kehati-hatian Imam al-Syafi’i dalam Mengonsumsi Makanan

Baca Juga

Inilah kisah Imam al-Syafi’i karena kehati-hatiannya dalam menjaga apa yang dikonsumsinya, maka Allah SWT selalu mengabulkan setiap do’anya.

Saat imam syafi’i bertamu kepada seseorang, beliau dusuguhkan segelas kopi oleh pemilik rumah, maka imam syafi’i bertanya,
“Apakah kau memiliki pekerjaan ?””
Maka dijawablah oleh pemilik rumah,
“Ya, kami berdagang,” maka halal lah penghasilannya.
Kemudian imam syafi’i bertanya,
“Dari mana kau membeli kopi dan gula ini ?”
Maka jawabannya,
“Kami membelinya dari hasil usaha perdagangan.
Maka beliau bertanya kembali,
“Dari mana kau mengambil air ini ?””
Pemilik rumah menjawab,
“Kami mengambil air dari sumur tetangga.
Maka ditanya lagi,
“Apakah sumur itu ada yang memiliki ?””
Pemilik rumah menjawab,
“Ya, tetangga kami yang memilikinya.
Dan ditanya lagi,
“Apakah engkau sudah meminta izin ?”‘
“Belum ya imam syafi’i, karena sumur tersebut dibuka untuk umum sehingga kami langsung menimbanya.
Begitulah kisah imam syafi’i. Karena kehati-hatiannya dalam menjaga apa yang dikonsumsinya, maka Allah SWT selalu mengabulkan setiap do’anya, karena bersihnya makanan yang masuk pada perutnya, sehingga Allah SWT menjaga kesucian jiwa raganya..

اللهم صل علی سيدنا محمد وعلی ال سيدنا محمد ﷺ.

والله اعلم بالصوا ب

Kisah Kehati-hatian Imam al-Syafi’i dalam Mengonsumsi Makanan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ngaji Online