Rahasia Ketika Wali Songo Datang di Rumah Guru Sekumpul

Baca Juga

Ngajionline.net - Wali Songo dikenal sebagai ulama’-ulama’ besar yang telah menyebarkan Islam di Nusantara. Jejak-jejak perjuangan Wali Songo sangat nyata dirasakan umat Islam, sampai sekarang. Wali Songo inilah yang melahirkan banyak ulama’ yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara.
Salah satu ulama’ penerus Wali Songo itu adalah KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (akrab disapa Guru Sekumpul). Beliau adalah ulama’ besar yang lahir di Martapura Kalimantan Selatan. Sosok Guru Sekumpul menjadi magnet sangat tinggi, karena pecintanya tersebar luas dari berbagai penjuru Nusantara.
Dikisahkan, dulu ada pelayan (khadam) Abah Guru Sekumpul hendak ziarah Wali Songo. Khadam itu lalu sowan ke rumah Abah Guru Sekumpul hendak minta izin untuk berangkat.
Lalu di ruang tamu bertemu dengan Abah Guru, “Abah, ulun (saya) minta ijin handak berangkat ziarah wali songo.”
Abah Guru menjawabnya dengan senyum dan berkata, “handakkah betamu dengan wali songo?”
Khadam tadi langsung bingung dengan pertanyaan Abah Guru tadi. Lalu Abah Guru berdiri dan berjalan menuju kamar dan membukakan pintu kamar. Setelah terbuka ada 9 orang duduk berbaris seperti posisi santri ingin mengaji. Dan satu tempat kosong yaitu tempat gurunya mengajar.
Lalu berkata Abah Guru kepada khadam tadi: ” ini wali songonya lagi belajar dengan ku.”
Menangis langsung khadam yang ingin berangkat ziarah wali songo tadi dan malu. Lalu khadam tadi batal berangkat karena dengan mata kepalanya sendiri wali songo mengaji dengan Abah Guru. Karena melihat wali songo belajar di kamar Abah Guru.
“Orang yang masih ada hubbud dunya di hati tidak bakal tahu tentang khususiat seorang wali, Wali itu bisa apa saja atas izin Allah. Hanya orang bodoh dan sombong yang tidak mempercayai kekuasaan Allah lewat seorang Wali-Nya.”


Itulah sosok Guru Sekumpul. Beliau sangat dekat dengan Wali Songo, karena sering kali bertemu Wali Songo.
Sumber: bangkitmedia.com
Rahasia Ketika Wali Songo Datang di Rumah Guru Sekumpul Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ngaji Online